Gereja yang Misioner, Transformis, dan Mandiri (Terwujudnya Jemaat Yang Kuat Dalam Misi & Pemuridan)

Archive for the ‘Artikel’ Category

5 JARI

JARI JEMPOL. Jari ini adalah yang paling dekat dengan Anda, ketika Anda sedang melipat tangan dan berdoa. Jadi mulailah berdoa bagi orang-orang yang paling akrab dan dekat dengan Anda. Sebutkan nama-nama mereka yang Anda kenal dengan baik. Bagi C.S. Lewis, mendoakan orang-orang yang kita kasihi adalah “tugas mulia”.

JARI TELUNJUK. Jari berikutnya si telunjuk. Doakan bagi mereka yang mengajar. Ini termasuk hamba-hamba Tuhan, guru, dokter, dan para pendidik lainnya. Mereka butuh dukungan dan hikmat, agar dapat menunjukkan arah yang tepat bagi mereka yang membutuhkan jasa mereka. Doakan mereka selalu.

JARI TENGAH. Ini jari yang paling tinggi, berarti kita harus ingat pada para pemimpin bangsa. Doakan presiden hingga para pejabat di bawahnya. Doakan para pemimpin organisasi sosial maupun bisnis. Mereka sering mempengaruhi bangsa kita dan membimbing opini publik.

JARI MANIS. Jari keempat adalah jari yang paling lemah. Nah, guru piano pun biasanya cukup kebingungan ketika berhadapan dengan si jari lemah ini. Oleh sebab itu, mari kita doakan saudara-saudara kita yang lemah, kena musibah, dll. Kita doakan bagi mereka yang dianggap sebagai sampah masyarakat. Mereka sangat membutuhkan doa-doa Anda, baik siang maupun malam. Tapi bukan cuma doa lho, uluran tangan juga penting!

JARI KELINGKING. Jari terakhir ini adalah yang paling kecil diantara jari-jari manusia. Inilah jari yang menggambarkan sikap kita yang seharusnya rendah hati saat berhubungan dengan Tuhan dan sesama. Jadi, jangan lupakan berdoa bagi diri sendiri, agar memuliki buah roh dan meneladani kehidupan Tuhan kita. Saran sayayang terakhir. Saat Anda berdoa bagi keempat kelompok diatas, Anda harus menaruh kebutuhan pribadi Anda dalam perspektif yang tepat, agar Anda bisa mendoakan diri Anda sendiri dengan lebih efektif lagi.

 

(Diambil dari: Warta Komisi Perempuan Latuborojo, Edisi: 5/12).

Iklan

Don’t Panic

DON’T PANIC

kISAH pARA rASUL 27:16-26

 

Salah satu hal yang berbahaya dalam hidup adalah panik. Seringkali perasaan panik dialami oleh para wanita. Ketika panik kita cenderung berbicara ngawur dan kadang bisa berbuat tindakan yang berbahaya.

Panik bisa terjadi karena pikiran kita tertuju pada hal-hal yang menakutkan, mengecewakan, atau dengan dengan kata lain keadaan sedang ditekan oleh pikiran sendiri. Orang yang panik melihat Tuhan itu jauh bahkan seringkali timbul pikiran salah tentang Tuhan.

Apa yang diceritakan pada ayat 20 seringkali juga kita alami. karena putus harapan, akhirnya kita melakukan perbuatan-perbuatan yang keliru karena diliputi oleh situasi tidak berpengharapan.

Hari ini kita belajar dari Paulus. Ia tetap berdiri tegak dalam masa yang tak berpengharapan. Bahkan ia memberi kekuatan kepada mereka yang tak berpengharapan walau dia pun sebenarnya dalam keadaan yang sama. Karena ketika kita menghibur orang lain sama artinya kita menghibur diri sendiri. Ketika kita membawa berita baik, maka kita juga turut diselamatkan.

Hal kedua, Paulus berjumpa dengan Malaikat Tuhan. Itu menunjukkan bahwa ia tetap berkomunikasi dengan Tuhan dalam segala keadaan. Itulah sebabnya ia tidak terikat dengan kepanikan. Ia mengikatkan dirinya pada janji Tuhan. Hanya Tuhan yang menjadi kota benteng dan perlindungan kita. Tak ada yang perlu dikuatirkan.

WANITA, jangan biarkan kepanikan menguasai dirimu. Jadilah wanita-wanita Allah yang memiliki ketenangan dan bersandar penuh pada Tuhan. (Ipen)

 

(Diambil dari: Warta Komisi Perempuan Latuborojo, Edisi: 5/12)

Perempuan Yang Kreatif

Meskipun pengakuan terhadap perempuan baru ada di abad modern ini, ternyata karya-karya perempuan telah ada sejak jaman purbakala. ketika laki-laki pergi berburu, perempuanlah yang menjadi penyedia makanan bagi keluarganya. Itulah sebabnya perempuan jaman purba mengembangkan teknologi sederhana, seperti membuat alu dari batu, penggiling padi yang sederhana, bahkan mencari cara bagaimana mengawetkan makanan secara sederhana. ini berarti meski dalam kondisi tidak diakui sekalipun, bukan hambatan bagi perempuan untuk berkreasi.

 

Ironisnya, masih banyak kaum perempuan di era modern sekarang ini yang malas dan enggan untuk mengembangkan talenta dan kreativitas yang sudah Tuhan berikan dalam dirinya. Masih banyak yang tidak mau mengembangkan diri karena alasan dirinya adalah seorang perempuan yang cukup dengan 3 M saja (Manak, Masak, dan Macak). Jangan hanya membayangkan itu adalah perempuan desa yang tak berpendidikan. Banyak perempuan yang tampil glamour, menenteng gadget terbaru, berpakaian dengan mengikuti trend masa kini, namun pola pikirnya sama dengan perempuan kolot, hari harinya dihabiskan hanya untuk shoping, ke salon, arisan dan bergosip ria, tapi malas untuk membaca, mengikuti seminar, bahkan enggan untuk mengasah kemampuan dirinya dan mengembangkan talenta dalam dirinya.

 

Mari kita belajar untuk selalu berkarya, kembangkan talenta kita, berlatih dengan fasilitas yang kita miliki, kreatif di bidang literatur dengan mulai gemar membaca dan menulis. Kreatif di bidang teknologi dan multimedia dengan mulai belajar menggunakan komputer. Kreatif di dalam pendidikan anak dengan terus belajar dan menambah wawasan. Kreatif dalam pelayanan dengan berlatih serta mengembangkan talenta yang kita miliki dan terus bersekutu dengan Tuhan semakin intim. Mari berkreatifitas disertai dengan takut akan Tuhan. Jadilah perempuan yang dapat dibanggakan oleh keluarga, diri sendiri, lingkungan, gereja, dan juga dibanggakan oleh Tuhan sang Pencipta kita.

 

{Gema Kasih Komisi Perempuan GPPS Jatim Edisi 2 Tahun 1}


			

Karakter Seorang Perempuan

4 Tipe Miss Erable.

 

Ada4 tipe perempuan yang harus kita hindari, atau kalau ada dalam kita haruslah kita ubah supaya kita mampu menjadi perempuan yang menyenangkan dan menjadi teladan banyak orang.

 

1. Miss Bossy (bersikap seolah-olah adalah boss). Perempuan dengan tipe ini biasanya memiliki sikap yang selalu menyuruh orang lain mengerjakan sesuatu, tapi ia diam saja, ia selalu menang sendiri dan tidak mau mengalah. Jangan bersikap sebagai miss bossy sekalipun kita punya kedudukan yang tinggi. Tetapi hendaklah kita saling menghormati, saling menolong dan berkarya bersama dengan orang lain.

 

2. Miss Gossip. Perempuan denga tipe ini selalu saja punya cara untuk membicarakan orang lain, di bibirnya berita sekecil apapun akan menjadi hot issue, bahkan tidak segan-segan memberi bumbu dalam berita-beritanya. 2Timotius 2:16 tetapi hindarilah omongan yang kosong yang tak suci yang hanya menambah kefasikan.

 

3. Miss Kungfu (jago berkelit). Perempuan dengan tipe ini selalu pandai berkelit, dan selalu punya alasan untuk membenarkan diri dan melimpahkan kesalahan kepada orang lain, selalu saja ada orang lain yang akan menjadi kambing hitam. Ingatlah Firman yang mengatakan: selumbar di mata saudaramu terlihat tapi balok di depan mata sendiri tidak kelihatan, buang dahulu balok di mata kita barulah kita dapat membuang selumbar di mata orang lain.

 

4. Miss Little Girl (kekanak-kanakan). Perempuan dengan tipe ini sangat menjengkelkan, karena tidak bisa diajak untuk bekerja bersama, egois, suka ngambek, tidak kapabel dan selalu merepotkan orang lain, dan sering mengasihani diri-sendiri dengan berlebihan. Siapa yang tidak sebal dengan miss little girl ini?????

 

{Gema Kasih KPD Perempuan GPPS Jatim Edisi 2 Tahun 1}

Pesan Dari Sang Pencipta

Ketika AKU menciptakan langit dan bumi. Aku berfirman dan jadilah. Ketika AKU menciptakan pria, AKU membentuknya dan meniupkan nafas kehidupan ke lubang hidungnya.

Tetapi engkau, wanita, AKU menghiasmu setelah AKU meniupkan nafas kehidupan ke pria karena lubang hidungmu terlalu lembut. AKU membiarkan pria tertidur dengan nyenyak sehingga AKU dapat dengan sabar dan sempurna membentuk engkau. Pria AKU buat tertidur supaya dia tidak dapat mencampuri.

Dari satu tulang, AKU menghiasmu. AKU memilih tulang yang melindungi kehidupan pria. AKU memilih tulang rusuk, yang melindungi jantung dan paru-paru dan mendukungnya, sebagaimana yang harus kamu lakukan. Dari satu tulang ini, aku membentukmu dengan sempurna dan cantik.

Sifatmu adalah seperti tulang rusuk, kuat tetapi lembut dan mudah patah. Engkau menyediakan perlindungan untuk organ paling lembut dari pria, hati/jantungnya. Jantungnya adalah pusat dari kehidupannya, paru-parunya menggenggam nafas kehidupan. Tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah sebelum ia mengijinkan kerusakan terjadi pada jantung. Dukunglah pria sebagaimana tulang rusuk melindungi tubuhnya.

 

Engkau tidak diambil dari kakinya untuk menjadi alasnya, tidak juga diambil dari kepalanya untuk menjadi atasannya. Engkau diambil dari sisinya, untuk berdiri di sebelahnya dan dipeluk dengan erat.

Engkau adalah malaikat-KU yang sempurna. Engkau adalah gadis kecilku yang cantik. Engkau telah tumbuh menjadi wanita yang sempurna, dan mata-KU terpuaskan ketika aku melihat hatimu. Matamu — jangan mengubahnya. Bibirmu sangat cantik ketika mengucapkan doa. Hidungmu sangat sempurna dalam bentuk. Tanganmu sangat lembut untuk disentuh. AKU telah memberi perhatian pada wajahmu saat engkau tertidur. AKU menggenggam hatimu dekat dengan-KU.

Dari semua yang hidup dan bernafas, engkau adalah yang paling mirip dengan AKU. Adam berjalan bersamaku di hari yang dingin dan dia
kesepian. Dia hanya dapat merasakan-KU. Dia tidak dapat melihat ataupun menyentuh-KU. Jadi semua yang AKU ingin Adam berbagi denganku, aku membentuknya di dalam kamu. Kekuatan-KU, kemurnian-KU, cinta-KU, perlindungan-KU dan dukungan-KU. Engkau adalah istimewa karena engkau adalah perpanjangan tangan-KU.

Pria melambangkan citra-KU – wanita, perasaan-KU. Bersama-bersama… kalian melambangkan TUHAN yang sejati. Jadi pria – perlakukan wanita dengan baik. Cintailah dia, hormatilah dia, karena ia lembut. Menyakitinya, berarti engkau menyakiti-KU. Apa yang engkau lakukan kepadanya, engkau melakukan-nya kepada-KU. Jika engkau menghancurkannya, engkau hanya menghancurkan hatimu sendiri, hati TUHAN-mu….yang juga hati TUHAN-nya.

Wanita, dukunglah pria. Dalam kesederhanaan, tunjukkan kepadanya kekuatan perasaan yang telah KU berikan kepadamu. Dalam kesunyian, tunjukkan kekuatanmu. Dalam cinta, tunjukkan kepadanya bahwa engkau adalah tulang rusuknya yang melindungi tubuhnya.

Bersepeda Baik Bagi Pasien Gagal Jantung

KapanLagi.com – Bagi mereka-mereka yang sudah pernah dinyatakan oleh dokter menderita gagal jantung kronik jangan ragu untuk memulai latihan fisik berskala sedang untuk membantu memperbaiki kerusakan yang telah terjadi, demikian anjuran yang merupakan hasil penelitian terkini, seperti dilansir media, Selasa (20/11/07).

Para ilmuwan dari Universitas Leipzig di Jerman menemukan otot-otot jantung yang mengkerut setelah mengalami gagal jantung mengalami perbaikan kembalinya daya kerjanya pada saat di pasien melakukan latyihan olah fisik. Untuk pasien yang mengalami gagal jantung kronik, jantung tidak dapat melakukan kerja memompa darah ke seluruh tubuh. Seringkali hal tersebut menyebabkan otot-otot dari tubuh menjadi lemah dan seringkali tidak dapat bekerja samasekali. Jumlah dari pembuluh darah yang halus dalam jaringan otot juga mengalami penurunan jumlahnya.

Dari penelitian klinis yang melibatkan 25 pria dengan serangan mulai dari yang ringan hingga ke yang paling berat diminta melakukan latihan bersepeda statis sedikitnya 30 menit dalam sehari. Setelah enam bulan mereka dibandingkan dengan kelompok lainnya yang juga terdiri dari 25 orang pria yang tidak melakukan latihan olah fisik sama sekali. Kelompok pria yang melakukan latihan olahraga secara rutin ditemukan memiliki sel-sel ‘Progenitor’ yang belum matang di dalam otot mereka.

Jumlah sel-sel progenitor yang berubah menjadi sel-sel otot bertambah dengan semakin besar prosentase jumlah sel progenitor yang belum matang. Pada saat melakukan latihan fisik, kelompok pasien yang bersepeda mengatakan mereka merasa lebih sehat dan kemampuan latihan olahraga mereka meningkat sebanyak 20 persen.

Dalam penelitian lainnya para ilmuwan menelusuri sel-sel progenitor yang terbentuk di sumsum tulang belakang yang terlibat dalam proses regenerasi dan perbaikan dinding pembuluh darah. Sekelompok pasien yang terdiri dari 37 pasien gagal jantung secara acak diminta untuk melakukan latihan olah raga selama 12 pekan sementara yangb lainnya untuk kurun waktu yang sama  tidak melakukan kegiatan latihan fisik sama sekali.

Dari hasil tes darah menunjukkan sel-sel progenitor dari pembuluh darah yang beredar pada psien ptria yang melakukan latihan
olahraga jumlahnya jauh lebih tinggi. Perbandingan dari sel-sel yang mulai matang menjadi sel-sel endothelial yang membuat
pembuluh darah baru meningkat 200 per sen dengan melakukan latihan.

Sebagai tambahan kepadatan pembuluh kapilaris dalam jaringan skeletal meningkat hingga mendekati 20 persen pada pasien poria yang berolahraga. Hasil penelitian tersebut dilaporkan dalam pertemuan tahunan para ahli penyakit jantung Amerika di Florida.

Dr Axel Linke dari Universitas Leipzig yang memimpin penelitian mengatakan: “Dengan melakukan latihan olahraga maka akan diperoleh manfaat bagi para pasien penderita gagal jantung baik dari mereka yang dapat serangan ringan sampai berat.”

Hasil penelitian memperlihatkan manfaat yang diperoleh adalah terjadinya regenerasi sel otot dan sekligus terbentuknya pembuluh darah baru. (kpl/rit)

Jangan Larut

Nats: 2 Samuel 12:15-23

Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku (2 Samuel 12:23). Seorang anak kecil menangis keras. “Mengapa kamu menangis?” Tanya ibunya. “Uang seribu rupiah yang dikasih Ayah kemarin hilang,” jawab anak itu. “Ya, sudah, ibu ganti. Jangan menangis lagi, ya,” kata sang ibu sambil menyodorkan uang seribu. Anak itu menerima dengan gembira, tetapi sejenak kemudian ia menangis lagi lebih keras. “Lo, mengapa kamu malah menangis lagi?” tanya ibunya pula. “Kalau uang dari ayah kemarin tidak hilang, saya punya dua ribu rupiah, Bu.”

Itu hanya cerita humor. Namun, sebetulnya sikap si anak itu mencerminkan sikap kita dalam seharian. Kita kerapkali lebih berfokus pada apa yang hilang, dan mengabaikan apa yang ada. Kita begitu sedih karena sesuatu yang “diambil” dari kita,  sehingga kita lalai untuk mensyukuri sesuatu yang “diberikan” kepada kita. Perhatian kita hanya tertuju pada apa yang sudah  tidak ada.

Daud pun mengalami kehilangan sangat besar. Anaknya dari Betsyeba meninggal dunia. Padahal ia sudah begitu kuat berupaya, memohon belas kasihan Tuhan (ayat 16). Namun, Tuhan berkehendak lain. Patah arangkah Daud? Tidak. Kepada para pegawainya ia berkata: “Selagi anak itu hidup, aku berpuasa dan menangis… Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi?” Ayat (22,23). Daud seolah-olah mau berkata: “Anak itu sudah tiada. Aku sangat sedih. Walau begitu, hidup harus tetap berjalan. “Saat ini kita mungkin tengah mengalami kehilangan besar. Tidak ada salahnya kita bersedih. Yang salah kalau karena begitu larutnya dalam kesedihan, kita lalu lupa pada kehidupan yang masih harus kita jalani – AYA.

HIDUP TIDAK SURUT KE BELAKANG MAKA JALANI DENGAN MENATAP KE DEPAN