Gereja yang Misioner, Transformis, dan Mandiri (Terwujudnya Jemaat Yang Kuat Dalam Misi & Pemuridan)

PARTNERSHIP

Oleh: Pdt. Teofilus Eddy Purnomo, S.Th

 

… Dan bilamana seorang dapat dialahkan, dua orang akan dapat bertahan. tali tiga lembar tak mudah diputuskan.” (Pkh. 4:12; Rm. 15:1)

 

– Partnership berarti Persekutuan yang terjadi antar pribadi / lembaga yang diwujudkan dalam hal saling membutuhkan.

– Bahwa mempunyai seorang sahabat sungguh menolong dalam banyak keadaan, dan persahabatan yang baik “sekuat tali tiga lembar”.

– Prinsip kebersamaan ini bisa diterapkan dalam kehidupan berkeluarga, bergereja, maupun di tempat kerja. Dengan kebersamaan, kita tidak mudah dikalahkan oleh musuh-musuh kehidupan, yaitu Iblis, dunia, dan dosa.

– Kebersamaan itu merupakan hukum Kristus, artinya Kristus juga mengajarkan hal yang sama (Gal. 6:2).

 

Aplikasi:

– Kesadaran diri bahwa masing-masing kita dibutuhkan dan membutuhkan orang lain merupakan kunci utama terjadinya kebersamaan (= partnership).

– Kenakanlah kasih sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan (Kol. 3:14).

-Waspadalah selalu terhadap “si pemecah-belah”. (Yud. 19).