Gereja yang Misioner, Transformis, dan Mandiri (Terwujudnya Jemaat Yang Kuat Dalam Misi & Pemuridan)

Perempuan Yang Kreatif

Meskipun pengakuan terhadap perempuan baru ada di abad modern ini, ternyata karya-karya perempuan telah ada sejak jaman purbakala. ketika laki-laki pergi berburu, perempuanlah yang menjadi penyedia makanan bagi keluarganya. Itulah sebabnya perempuan jaman purba mengembangkan teknologi sederhana, seperti membuat alu dari batu, penggiling padi yang sederhana, bahkan mencari cara bagaimana mengawetkan makanan secara sederhana. ini berarti meski dalam kondisi tidak diakui sekalipun, bukan hambatan bagi perempuan untuk berkreasi.

 

Ironisnya, masih banyak kaum perempuan di era modern sekarang ini yang malas dan enggan untuk mengembangkan talenta dan kreativitas yang sudah Tuhan berikan dalam dirinya. Masih banyak yang tidak mau mengembangkan diri karena alasan dirinya adalah seorang perempuan yang cukup dengan 3 M saja (Manak, Masak, dan Macak). Jangan hanya membayangkan itu adalah perempuan desa yang tak berpendidikan. Banyak perempuan yang tampil glamour, menenteng gadget terbaru, berpakaian dengan mengikuti trend masa kini, namun pola pikirnya sama dengan perempuan kolot, hari harinya dihabiskan hanya untuk shoping, ke salon, arisan dan bergosip ria, tapi malas untuk membaca, mengikuti seminar, bahkan enggan untuk mengasah kemampuan dirinya dan mengembangkan talenta dalam dirinya.

 

Mari kita belajar untuk selalu berkarya, kembangkan talenta kita, berlatih dengan fasilitas yang kita miliki, kreatif di bidang literatur dengan mulai gemar membaca dan menulis. Kreatif di bidang teknologi dan multimedia dengan mulai belajar menggunakan komputer. Kreatif di dalam pendidikan anak dengan terus belajar dan menambah wawasan. Kreatif dalam pelayanan dengan berlatih serta mengembangkan talenta yang kita miliki dan terus bersekutu dengan Tuhan semakin intim. Mari berkreatifitas disertai dengan takut akan Tuhan. Jadilah perempuan yang dapat dibanggakan oleh keluarga, diri sendiri, lingkungan, gereja, dan juga dibanggakan oleh Tuhan sang Pencipta kita.

 

{Gema Kasih Komisi Perempuan GPPS Jatim Edisi 2 Tahun 1}