Gereja yang Misioner, Transformis, dan Mandiri (Terwujudnya Jemaat Yang Kuat Dalam Misi & Pemuridan)

KapanLagi.com – Bagi mereka-mereka yang sudah pernah dinyatakan oleh dokter menderita gagal jantung kronik jangan ragu untuk memulai latihan fisik berskala sedang untuk membantu memperbaiki kerusakan yang telah terjadi, demikian anjuran yang merupakan hasil penelitian terkini, seperti dilansir media, Selasa (20/11/07).

Para ilmuwan dari Universitas Leipzig di Jerman menemukan otot-otot jantung yang mengkerut setelah mengalami gagal jantung mengalami perbaikan kembalinya daya kerjanya pada saat di pasien melakukan latyihan olah fisik. Untuk pasien yang mengalami gagal jantung kronik, jantung tidak dapat melakukan kerja memompa darah ke seluruh tubuh. Seringkali hal tersebut menyebabkan otot-otot dari tubuh menjadi lemah dan seringkali tidak dapat bekerja samasekali. Jumlah dari pembuluh darah yang halus dalam jaringan otot juga mengalami penurunan jumlahnya.

Dari penelitian klinis yang melibatkan 25 pria dengan serangan mulai dari yang ringan hingga ke yang paling berat diminta melakukan latihan bersepeda statis sedikitnya 30 menit dalam sehari. Setelah enam bulan mereka dibandingkan dengan kelompok lainnya yang juga terdiri dari 25 orang pria yang tidak melakukan latihan olah fisik sama sekali. Kelompok pria yang melakukan latihan olahraga secara rutin ditemukan memiliki sel-sel ‘Progenitor’ yang belum matang di dalam otot mereka.

Jumlah sel-sel progenitor yang berubah menjadi sel-sel otot bertambah dengan semakin besar prosentase jumlah sel progenitor yang belum matang. Pada saat melakukan latihan fisik, kelompok pasien yang bersepeda mengatakan mereka merasa lebih sehat dan kemampuan latihan olahraga mereka meningkat sebanyak 20 persen.

Dalam penelitian lainnya para ilmuwan menelusuri sel-sel progenitor yang terbentuk di sumsum tulang belakang yang terlibat dalam proses regenerasi dan perbaikan dinding pembuluh darah. Sekelompok pasien yang terdiri dari 37 pasien gagal jantung secara acak diminta untuk melakukan latihan olah raga selama 12 pekan sementara yangb lainnya untuk kurun waktu yang sama  tidak melakukan kegiatan latihan fisik sama sekali.

Dari hasil tes darah menunjukkan sel-sel progenitor dari pembuluh darah yang beredar pada psien ptria yang melakukan latihan
olahraga jumlahnya jauh lebih tinggi. Perbandingan dari sel-sel yang mulai matang menjadi sel-sel endothelial yang membuat
pembuluh darah baru meningkat 200 per sen dengan melakukan latihan.

Sebagai tambahan kepadatan pembuluh kapilaris dalam jaringan skeletal meningkat hingga mendekati 20 persen pada pasien poria yang berolahraga. Hasil penelitian tersebut dilaporkan dalam pertemuan tahunan para ahli penyakit jantung Amerika di Florida.

Dr Axel Linke dari Universitas Leipzig yang memimpin penelitian mengatakan: “Dengan melakukan latihan olahraga maka akan diperoleh manfaat bagi para pasien penderita gagal jantung baik dari mereka yang dapat serangan ringan sampai berat.”

Hasil penelitian memperlihatkan manfaat yang diperoleh adalah terjadinya regenerasi sel otot dan sekligus terbentuknya pembuluh darah baru. (kpl/rit)