Gereja yang Misioner, Transformis, dan Mandiri (Terwujudnya Jemaat Yang Kuat Dalam Misi & Pemuridan)

Wanita Ingin Dimengerti

Filipi 2:4 “….. dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga”

Setiap wanita ingin dimengerti oleh orang-orang yang ada di sekelilingnya, baik itu keinginannya, perasaannya dan dunianya, tetapi justru hal inilah yang sering menjadi pemicu para wanita menjadi tidak puas dan tidak bahagia. Keluhan dan gerutuan walaupun mungkin hanya timbul dalam hati akhirnya muncul dalam kehidupan kita.

Apakah pernah kita menyadari? Bahwa sebenarnya kita sebagai kaum hawa adalah kaum yang juga susah untuk dimengerti, jangankan orang lain yang bisa mengerti dan memahami kita, kadangkala kita sendiri tidak bisa memahami diri sendiri, jujur saja bukankah kita kerap kali marah tanpa tahu penyebabnya, kuatir tanpa alasan yang jelas, takut karena sesuatu hal yang belum kita mengerti secara pasti.

Orang-orang di sekitar kita tentunya ingin sekali bisa mengerti dan memahami kita, bahkan ketika kita melewati masa-masa yang sulit sekalipun, hanya saja hal ini butuh waktu dan proses, karena itu berikan ruang kesabaran kita, ketika mereka sedang belajar dan berjuang untuk memahami kita. Ketika mereka salah menafsir maksud dan keinginan kita jangan cepat menarik kesimpulan bahwa mereka tak mau mengerti kita sehingga kita menjadi marah-marah, reaksi negatif inilah yang seringkali membuat orang-orang yang mengasihi kita menjadi frustrasi, bahkan diri kita akhirnya juga menjadi frustrasi.

Marilah kita sama-sama positve thinking, dan sama-sama mau mengerti satu sama lain. Inilah kunci yang akan membuat hubungan kita dengan orang-orang di sekeliling kita menjadi langgeng dan bahagia, kitapun akan enjoy dalam menjalani kehidupan kita sebagai seorang wanita yang diciptakan oleh Allah untuk menjadi seorang penolong. Tuhan Yesus memberkati!

Wanita ingin dimengerti, tetapi pada saat yang sama wanita susah untuk dimengerti